Tuesday, October 31, 2017

UH_Kebijakan Pemerintah Pada Awal Kemerdekaan Indonesia_XII IPS

Sehubungan dengan telah selesainya materi pembelajaran mata pelajaran Sejarah_Peminatan kelas XII IPS tentang Kebijakan Pemerintah Pada Awal Masa Kemerdekaan Indonesia, maka akan dilaksanakan ulangan harian.

Sebelum anda memulai ulangan online, silakan baca lebih dahulu petunjuk di bawah.

Petunjuk Ulangan Online:

1. Ulangan online dilaksanakan sesuai jadwal yang berlaku.

Thursday, October 26, 2017

Keadaan Sosial Ekonomi Indonesia Pada Saat Masuknya Islam

Pada awal berkembangnya agama dan budaya Islam di Indonesia, ditandai dengan  keadaan sosial politik masyarakat yang beraneka ragam. Sumatra, Jawa, Bali dan sebagian Kalimantan telah berkembang agama Hindu Budha dan ditandai dengan lahirnya berbagai kerajaan. Sedangkan wilayah Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa tenggara masyarakatnya masih menganut kepercayaan asli.

1. Keadaan politik Indonesia

Saluran Penyebaran Islam di Indonesia

Penyebaran agama Islam di Indonesia dilakukan secara damai dan dapat diterima dengan cepat. Hal ini disebabkan: syarat masuk agama Islam sangat mudah, upacara dalam agama Islam sangat sederhana,  dalam agama Islam tidak dikenal sistem kasta,  penyebarannya dilakukan dengan damai, disesuaikan dengan kondisi yang ada dan mundurnya kerajaan bercorak Hindu Budha.

Adapun saluran dalam penyebaran agama dan budaya Islam di Indonesia meliputi beberapa cara yaitu:          

Kesejarahan Kerajaan di Pasundan

Kesejarahan kerajaan Pakuan Pajajaran merupakan rangkaian tumbuh tenggelamnya beberapa kerajaan Sunda di Jawa barat. Sesudah Tarumanegara runtuh, seolah-olah di Jawa barat terjadi “kekosongan kekuasaan”, dalam pengertian tidak ada kerajaan baru selama kurang lebih 2 abad.

Di Jawa barat terjadi beberapa kali perpindahan pusat kerajaan (bandingkan dengan perpindahan pusat kerajaan Jawa tengah ke Jawa timur, kemudian kembali lagi ke Jawa tengah). Ada satu analisis, di Jawa barat ada kerajaan setelah runtuhnya Taruma. Sedangkan nama-nama yang dianggap sebagai nama kerajaan merupakan nama ibukota. Jika hal ini benar, berarti kerajaan Sunda telah beberapa kali berpindah pusat kerajaan dari Galuh sampai Pakuan Pajajaran.

Sejarah Kerajaan Kuno di Bali


Perkembangan sejarah Bali erat kaitannya dengan sejarah Jawa. Hal ini didasarkan faktor letak geografis yang dekat dan hubungan pemerintahan kerajaan di Jawa timur dan Bali. Meskipun demikian pembahasan sejarah Bali banyak mengalami kesulitan karena tulisan pada lontar banyak disimpan dan dihormati masyarakat Bali.

a. prasasti Sanur
Dari prasasti Sanur diketahui di Bali ada kerajaan Hindu Singamandawa (abad VIII) dengan rajanya Sri Ugrasena. 

b. prasasti berangka tahun 835 (913 M) 
Prasasti ini menyebutkan keluarga Warmadewa yaitu nama raja Sri Kesariwarmadewa. 

Sunday, October 22, 2017

Majapahit_Kerajaan Maritim Bercorak Hindu


Dengan kekalahan Kediri, karena serangan R. Wijaya dan tentara Cina, maka kondisi politik mengalami perubahan kekuasaan. Majapahit muncul menggantikan peranan tersebut. Sumber sejarah Majapahit dapat diperoleh dari berbagai sumber, diantaranya:
a. Prasasti Butak (1294 M) yang memuat peristiwa runtuhnya Singasari dan perjuangan R.   Wijaya untuk mendirikan kerajaan.
b. Kidung Harsawijaya dan kidung Panji Wijayakrama memuat awal perkembangan Majapahit. 
c. Kitab Pararaton dan kitab Negarakrtagama

Kerajaan Singhasari


Mundurnya kerajaan Kediri membawa akibat Singasari dapat berkembang, bahkan selanjutnya Kediri dapat dikuasai Ken Arok. Tokoh Ken Arok dapat diketahui dari buku Pararaton dan Negarakrtagama. Ken Arok menjadi raja dan mendirikan dinasti baru yaitu Rajasa (Girindrawangsa) dengan kerajaan Singasari.

Awal dan perkembangan kerajaan Singasari diwarnai dengan pembunuhan. Hal ini dapat dilihat dari raja yang memerintah:

a. Ken Arok (1222-1227)
Ken Arok menjadi raja dengan gelar Sri Rangga Rajasa Sang Amurwabhumi. Ia berkuasa tidak lama, karena dibunuh seorang pengalasan atas perintah Anusapati, putra Ken Dedes dengan Tunggul Ametung. Ia didharmakan/ dimakamkan di Kagenengan (antara candi Singasari dengan candi Kidal).

Kerajaan Kediri_Puncak Susastra Hindu Buddha


Dari kerajaan Jenggala dan Kediri, maka kerajaan yang kedua memiliki perkembangan yang lebih pesat. Sumber sejarah kerajaan Kediri dapat ditelusuri dari beberapa prasasti dan berita asing, diantaranya:
a. Prasasti Sirah Keting (1104 M), memuat pemberian hadiah tanah kepada rakyat desa oleh Jayawarsa.
b. Prasasti yang ditemukan di Tulungagung dan Kertosono berisi masalah keagamaan, berasal dari raja Bameswara.
c. Prasasti Ngantang (1135 M), menyebutkan Raja Jayabaya yang memberikan hadiah kepada rakyat desa Ngantang sebidang tanah yang bebas dari pajak.
d. Prasasti Jaring (1181 M) dari Raja Gandra yang memuat sejumlah nama hewan seperti Kebo Waruga dan Tikus Jinada.
e. Prasasti Kamulan (1194 M) memuat masa pemerintahan Kertajaya, Kediri berhasil mengalahkan musuh yang telah memusuhi istana di Katang-katang. 
f. Berita  Chu Fan Chi  karya Chou Ju Kua (1220 M)
g. Berita Ling wai tai ta  karya Chou Ku Fei.

Saturday, October 21, 2017

Medang Kamulan_Kerajaan Hindu

Kerajaan Medang Kamulan atau kerajaan Içana di Jawa Timur, terletak di muara sungai Brantas dengan ibukota Watan Mas. Sejak berkuasanya Pu Sindok (929-947), maka berakhir peranan Jawa tengah dan digantikan Jawa Timur. Perpindahan pusat kerajaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur memiliki  latar belakang belum jelas yang mendorong timbulnya perbedaan pendapat para ahli. Adapun beberapa pendapat yaitu:

a. Pendapat pertama
Sejarawan Veth dan Izerman menyatakan bahwa perpindahan pusat kerajaan terjadi karena bencana alam, misal gunung meletus atau banjir. Hal ini tampak dari bangunan candi banyak yang rusak. Memang sekitar abad X gunung Merapi pernah meletus agak hebat. Dengan demikian pendapat ini dipandang dari sudut geografis.

b. Pendapat kedua 
Stutterheim dan Moens menyatakan perpindahan karena ancaman Sriwijaya atau bersifat politis. Hal ini didasarkan pada sumber yang menyatakan saat perang dengan Pramodawardhani, Balaputradewa melarikan diri ke Sumatra dan menjadi raja di Sriwijaya.

Mataram Kuno_Sebuah Kerajaan Besar di Jawa

Kerajaan Mataram kuno terletak di Jawa Tengah dengan pusatnya i Bhumi Mataram. Wilayah kerajaan dikelilingi pegunungan misal Serayu, Prau, Sindoro, Sumbing, Ungaran, Merapi, Merbabu, pegunungan Kendang, Lawu, pegunungan Sewu. Disamping itu juga dialiri sungai: Bogowonto, Progo, Elo dan Bengawan Solo. Wilayah kerajaan yang tertutup secara geografis dan subur sesuai untuk bidang pertanian. Hal ini berakibat peranan kerajaan yang bersifat agraris makin kuat. Berdasarkan sumber tertulis, dapat diperkirakan kerajaan Mataram kuno telah berdiri pada abad VIII Masehi. 

Sumber sejarah tentang kehinduan di Jawa Tengah (Mataram atau Medang I Bhumi Mataram) yaitu:
a. prasasti Tuk Mas 
Prasasti Tuk Mas ditemukan di Grabag (Magelang). Prasasti ini ditulis dengan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Prasasti ini berisi kalimat; adanya mata air yang mengumpul di tempat yang banyak bunga tanjung dan mengalir seperti sungai Gangga. Juga ada gambar cakra, sangkha, kendi, trisula, padma dan kapak. Berdasarkan gambaran tersebut dapat diperkirakan keterangan yang bersifat Hinduistis.

Tarumanegara_Kerajaan Hindu di Tanah Sunda

Dilihat dari lokasi penemuan prasasti, dapat diperkirakan bahwa kerajaan Tarumanegara terletak di Jawa Barat yaitu daerah Bogor (sungai Citarum- sungai Cisadane). Daerah kekuasaannya meliputi daerah Banten – Jakarta sampai perbatasan Cirebon. Lihat kembali pada peta sejarah di perpustakaan sekolah.

Kerajaan Tarumanegara atau Taruma ada kaitannya dengan kata tarum yang berarti nila atau biru. Menurut Poerbotjaraka, kata Taruma berasal dari kata tom yang berarti tumbuhan tom yang menghasilkan warna nila atau biru. Tumbuhan tom memang berkembang subur di sepanjang daerah aliran sungai. Hal ini tampak sekali, dimana hingga sekarang nama Taruma dipakai sebagai nama sungai yaitu Citarum. 

Thursday, October 19, 2017

Peradaban Mesopotamia_Budaya Modern Sebelum Masehi

Mempelajari peradaban kuno di dunia, memang sangat menarik. Budaya yang dimunculkan sangat luar biasa dengan nilai peradaban yang sedemikian tinggi.

Mesopotamia berasal dari kata meso = tengah dan potamus = sungai. Dengan demikian memiliki arti daerah antara dua aliran sungai (Eufrat-Tigris) sehingga daerahnya sangat subur. Diantara kedua sungai terdapat daerah bulan sabit yang sangat makmur (the fertile crescent). Sedangkan di luar daerah itu merupakan tanah yang kurang subur, padang rumput dan padang pasir. Oleh karena itu mesopotamia sering menjadi daerah perebutan diantara bangsa-bangsa.