Selama kurun waktu (1908 - 1942), pergerakan kebangsaan Indonesia mengalami perkembangan yang tidak sama yang disebabkan oleh beberapa faktor. Adapun perkembangan tersebut dapat dibedakan atas :
1. Periode 1908-1920
Pada periode ini ditandai dengan kebangkitan pergerakan kebangsaan. Muncul tiga organisasi yang menonjol dengan sifat yang berbeda. Budi Utomo lebih bersifat organisasi budaya. Sarekat Islam bersifat sosial ekonomis dan religius, sedangkan Indische Partij bersifat politis. Meskipun demikian ketiganya dalam taraf berbeda berjiwa nasionalistis. Kebijakan pemerintah kolonial tidak begitu mengekang organisasi yang ada, kecuali terhadap Indische Partij yang terus terang bertujuan Indonesia merdeka. Periode ini juga ditandai lahirnya organisasi kedaerahan dan organisasi khusus (pemuda dan perempuan) serta organisasi keagamaan.



