Sunday, September 21, 2014

Fungsi Lembaga Pendidikan



Semula pendidikan dapat dilakukan oleh keluarga dengan memberikan pengetahuan. Sejalan dengan perkembangan masyarakat, maka keluarga tidak mampu memberikan pengetahuan dan ketrampilan sendiri. Keluarga mulai menyerahkan ke pihak yang berkompeten di bidang tersebut yaitu lembaga pendidikan.

Pranata pendidikan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mewariskan dan mengembangkan seluruh kebudayaan masyarakat kepada generasi berikutnya. Adapun pranata pendidikan memiliki fungsi dan peran penting.



a. Fungsi konservatif
Fungsi konservatif dikenal sebagai proses transmisi budaya kepada generasi berikutnya.

b. Fungsi evaluatif
Fungsi evaluatif dikembangkan sejalan dengan fungsi konservatif, dimana ditunjukkan adanya unsur yang perlu diwariskan dan yang tidak eprlu diteruskan kepada generasi muda. Fungsi ini memiliki arti penting yaitu budaya akan bersifat dinamis. Jika tidak dilakukan evaluatif, budaya masyarakat akan mengalami stagnan.

c. Fungsi kreatif
Fungsi kreatif dalam pranata pendidikan akan mendorong generasi muda melakukan inovasi baru terhadap budaya yang diterima.

Pranata pendidikan senantiasa berkembang secara dinamis dan makin berkualitas, sejalan dengan tuntutan kehidupan masyarakat, yaitu :
a. Meningkatnya kebutuhan hidup manusia.
b. Laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi.
c. Berubahnya dunia pekerjaan yang makin kompleks.
d. Tantangan dalam pertumbuhan ekonomi yang makin meningkat.

Fungsi lembaga pendidikan, menurut Horton dan Hunt, dapat dibedakan menjadi fungsi manifes dan fungsi laten.

a. Fungsi manifes pendidikan
Fungsi manifes adalah fungsi pendidikan yang nampak jelas dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Fungsi ini dimuat dalam kurikulum pendidikan untuk setiap tingkatan sekolah.
1) Mempersiapkan angota masyarakat untuk mencari nafkah.
2) Membantu anggota masyarakat untuk mengembangkan potensinya demi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pembangunan masyarakat.
3) Melestarikan kebudayaan dengan mewariskan kepada generasi berikutnya.
4) Merangsang partisipasi demokratis melalui pengajaran ketrampilan berbicara dan pengembangan kemampuan berpikir secara rasional dan bebas.
5) Memperkaya kehidupan dengan menciptakan kemungkinan untuk berkembangnya cakrawala intelektual dan cita rasa keindahan.
6) Meningkatkan taraf kesehatan para pemuda bangsa.
7) Meningkatkan kemampuan penyesuaian diri melalui bimbingan pribadi dan kursus.
8) Menciptakan warga negara yang patriotik melalui pelajaran yang menggambarkan kejayaan bangsa.
9) Menunjang integrasi antara ras yang berbeda.
10) Membentuk kepribadian, suatu unsur dan jiwa yang menentukan perbedaan tingkah laku individu.

b. Fungsi laten pendidikan
Fungsi laten pendidikan adalah fungsi pendidikan yang tersembunyi. Masyarakat mengetahui fungsi tersebut, namun seloah tidak mau tahu. Dalam masyarakat, fungsi laten pendidikan yaitu :
1) Mengurangi pengendalian orang tua.
2) Menyediakan sarana untuk pembangkangan.
3) Mempertahankan kelas sosial.
4) Menjadi saluran mobilitas sosial siswa yang lebih tinggi dengan status orang tuanya.
5) Memperpanjang usia masa remaja dengan cara memperlambat masa dewasa, karena masih bergantung kepada orang tuanya.

Lembaga pendidikan ditinjau dari aspek integrasi sosial memiliki peran penting. Cara yang dilakukan sekolah meliputi :
a. Sekolah mengajarkan bahasa nasional sebagai alat komunikasi di kalangan pendidikan.
b. Sekolah mengajarkan pengalaman yang sama kepada peserta didik melalui buku pelajaran, sehingga dapat mengembangkan nilai yang sama bagi peserta didik.
c. Sekolah mengajarkan corak kepribadian, sehingga diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme siswa.
d. Sekolah sebagai sumber inovasi sosial, dengan pengenalan berbagai disiplin ilmu.

uan, kemampuan, dan kepribadian bagi anak-anaknya. Dalam perkembangan masyarakat yang makin meningkat, maka disusunlah pranata pendidikan yang lebih luas.

No comments:

Post a Comment