Tuesday, April 29, 2014

Tema Hari Pendidikan Nasional 2014


Pada saat ini, segenap komunitas pendidikan dari semua jenjang berupaya menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2014. Peringatan ini, tidak sekedar acara seremonial yang berupa upacara bendera saja, namun juga dapat dijadikan momentum untuk meraih tujuan pendidikan Indonesia yang unggul. Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat dalam peringatan hari pendidikan nasional tahun ini.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan setiap tanggal 2 Mei tidak semata-mata dimaksudkan untuk mengenang hari kelahiran Ki Hajar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, namun Iebih merupakan sebuah momentum untuk makin memperkokoh kesadaran dan komitmen bangsa akan pentingnya pendidikan bermutu bagi masa depan bangsa.

Dalam rangka memperkokoh kesadaran dan komitmen bangsa akan pentingnya pendidikan bermutu bagi masa depan bangsa, serta mewujudkan misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2010-2014 sekaligus menginformasikan hasil kebijakan dan mengapresiasi pelaku pendidikan yang berprestasi, maka perlu dilaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2014.

Oleh karena itu, guna merealisasikan hal tersebut, upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional bisa menjadi suatu hal yang sangat mendasar bagi kita untuk dilaksanakan.

TUJUAN
Memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan tentang pentingnya lstrategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa.
Mengkomunikasikan / mensosialisasikan kebijakan dan hasil-hasil pembangunan pendidikan nasional.

SASARAN
Semua karyawan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beserta unit kerja di daerah, institusi pendidikan formal, serta para Pemangku Kepentingan Pendidikan Iainnya.

TEMA
Tema peringatan Hardiknas Tahun 2014 adalah
“PENDIDIKAN UNTUK PERADABAN INDONESIA YANG UNGGUL”
PELAKSANAAN UPACARA
Kegiatan upacara bendera dilaksanakan oleh seluruh instansi / unit kerja di pusat, luar negeri, daerah, termasuk sekolah / madrasah baik di lingkungan pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Agama.

SUSUNAN ACARA
1. Pembina Upacara memasuki lapangan upacara;
2. Penghormatan kepada Pembina Upacara, dipimpin oleh Pemimpin Upacara;
3. Laporan Pemimpin Upacara;
4. Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi Iagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan bersama;
5. Mengheningkan Cipta dipimpin oleh Pembina Upacara;
6. Pembacaan Pancasila diikuti oleh seluruh Peserta Upacara;
7. Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negera Republik Indonesia Tahun 1945;
8. Pembacaan Keputusan Presiden R.I. tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (iika ada);
9. Penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya (jika ada);
10. Amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Pembina Upacara;
11. Menyanyikan Iagu perjuangan (Bagimu Negeri /Satu Nusa Satu Bangsa / Syukur);
12. Pembacaan Do'a;
13. Laporan Pemimpin Upacara kepada Pimbina Upacara;
14. Penghormatan kepada Pembina Upacara, dipimpin oleh Pemimpin Upacara;
15. Pembina Upacara meninggalkan tempat upacara;

Demikian, semoga dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment