Breaking News
Loading...

Recent Post

Friday, July 15, 2016
Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) untuk jenjang SMA/ SMK

Program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) untuk jenjang SMA/ SMK

Setiap jenjang pendidikan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan jenjang sebelumnya, ciri khusus ini merupakan hal yang wajar dan memang harus diakui. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan cara penyampaian bahan pembelajaran dan meteri pendidikan yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan fisik dan mental psikologis peserta didik.
 
Kegiatan awal proses pembelajaran yang semula disebut MOS (MOPDB), pada tahun pelajaran 2016/ 2017 diubah menjadi Pengenal Lingkungan Sekolah bagi peserta didik baru.

Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah memiliki tujuan sebagai berikut :
1. mengenali potensi diri peserta didik baru;
2. membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
3. menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru;
4. mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya;
5. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Prinsip penyelenggaraan PLS adalah :
1. bemanfaat
2. edukatif
3. kreatif
4. menyenangkan

Prinsip ini dilakukan dengan maksud untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan. PLS sebagai kegiatan awal masuk sekolah juga diarahkan untuk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri dan pembinaan awal kultur sekolah.

Tema :
PENGUATAN KARAKTER MENUJU GENERASI UNGGUL
 
Bentuk kegiatan
1.mengenali potensi diri peserta didik baru
Wajib dapat berupa : pengisian formulir peserta didik baru.
Pilihan berupa : diskusi konseling, mengenalkan kegiatan ekstra kurikuler di sekolah dan melibatkan siswa secara aktif dalam setiap diskusi.

2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya
materi wajib
Bisa berupa :
a. Kegiatan pengenalan warga sekolah;
b. Kegiatan pengenalan visi misi, program, kegiatan, cara belajar, dan tata tertib sekolah;
c. Kegiatan pengenalan fasilitas sarana dan prasarana sekolah dengan memegang prinsip persamaan hak seluruh siswa;
d. Kegiatan pengenalan stakeholders sekolah lainnya.

materi pilihan
Bisa berupa :
a. pengenalan tata cara dan etika makan, tatacara penggunaan fasilitas toilet dan tata cara berpakaian/ sepatu;
b. mengajak peserta didik berkeliling ke seluruh area sekolah, sambil menjelaskan setiap fasilitas, sarana prasarana yang terdapat di sekolah serta kegunaannya.
c. menginformasikan fasilitas umum di sekitar sekolah.
d. menginformasikan kewajiban pemeliharaan fasilitas dan sarana prasarana sekolah dan fasilitas umum.
e. kegiatan simulasi penanggulangan bencana.
f.  menginformasikan daerah rawan di sekitar sekolah
g. kegiatan pengenalan manfaat dan dampak teknologi informasi, termasuk sanksi yang diatur dalam ketentuan terkait.

3. Menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar efektif sebagai siswa baru
Wajib :
a. Simulasi menyelesaian suatu massalah untuk menumbuhkan motivasi dan semangat belajar siswa
b. Kegiatan pengenalan etika komunikasi, termasuk tatacara menyapa/ berbicara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar

Pilihan :
a. Pengenalan metode pembelajaran dalam bentuk quantum learning (speed reading, easy writing, mind mapping, super memory system)
b. Mendatangkan narasumber dari berbagai profesi untuk berbagi pengalaman.
c. Kegiatan pengenalan kewirausahaan

4. Mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya
Wajib :
a. Pembiasaan salam, senyum, sapa, sopan dan santun (5 S)
b. Pengenalan etika pergaulan antar siswa serta antara siswa dengan guru dan tenaga kependidikan, termasuk kepada sikap simpati, empati, dan saling menghargai, serta sportif

Pilihan :
a. Kegiatan atraksi masing-masing kelas, antara lain : perlombaan bidang kesenian  dan olahraga.
b. Kegiatan yang menjalin keakraban antar siswa dengan warga sekolah antara lain dengan permainan atau diskusi kelompok.

5. Menumbuhkan perilaku positif
Wajib :
a. Kegiatan penanaman dan penumbuhan akhlak dan karakter
b. Pengenalan budaya dan tata tertib sekolah
c. Pemilihan tema kegiatan pengenalan lingkungan sekolah sesuai dengan nilai positif.

Pilihan :
a. Beribadah keagamaan bersama, pengenalan pendidikan anti korupsi, cinta lingkungan hidup, dan cinta tanah air.
b. Kegiatan kebanggaan terhadap keanekaragaman dan kebhinnekaan, antara lain : pengenalan suku dan agama, penggunaan pakaian adat di sekolah.
c. Kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah dan pengenalan tatacara membuang sampah sesuai dengan jenis sampah. Penggunaan sumber daya sekolah (air, listrik, telepon,dsb) secara efisien.
d. Mengajarkan simulasi antri melalui baris sebelum masuk kelas dan pada saat bergantian memakai fasilitas sekolah.
e. Kegiatan pendidikan bahaya pornografi, narkotika psikotropika, dan zat adiktif lainnya antara lain bahaya merokok.
f. Kegiatan pengenalan dan keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan yang dilarang (lampiran 2 Permendikbud nomor 18 tahun 2016)

Kegiatan yang dilarang sesuai ketentuan di atas diantaranya : memberikan tugas kepada peserta didik yang wajib membawa produk dengan merk tertentu; menghitung sesuai yang tidak bermanfaat; memberikan hukuman yang tidak mendidik (menyiramkan air serta hukuman yang bersifat fisik dan atau mengarah pada tindak kekerasan.

Sedangkan atribut yang dilarang adalah menyuruh siswa membawa tas karung, tas belanja plastik, kaos kaki warna warni tidak simetris, aksesoris di kepala yang tidak wajar, papan nama yang berbentuk rumit, dan menyulitkan dalam pembuatannya dan atau berisi konten yang tidak bermanfaat serta atribut lainnya.

Waktu :
Hari/ tanggal : Senin – Rabu, 18 – 20 Juli 2016
Waktu : pukul 07.30 – 13.00 (maksimal)

Demikian informasi, semoga bermanfaat bagi anda. Terima kasih.
Monday, October 12, 2015
Peraturan BSNP tentang UN dan Kisi UN SMP/ SMA/ SMK tahun 2016

Peraturan BSNP tentang UN dan Kisi UN SMP/ SMA/ SMK tahun 2016

Menghadapi ujian nasional tahun 2016 mendatang, perlu kiranya dipahami ketentuan yang terkait, misal payung hukum, kisi ujian nasional dan ketentuan pelaksanaan teknisnya. Beberapa waktu yang lalu, bsnp telah merilis peraturan melalui laman bsnp-indonesia.org.

Untuk anda yang membutuhkan, saya mencoba menshare dalam link berikut :

Peraturan BSNP tentang Ujian Nasional SMP/ SMA/ SMK tahun 2016

Kisi Ujian Nasional SMP tahun 2016

Kisi Ujian Nasional SMA tahun 2016

Kisi Ujian Nasional SMK tahun 2016

Jika anda membutuhkan per mata pelajaran, silakan unduh pada link berikut :

Jenjang SMA
Bahasa Indonesia_IPA/IPS/Bahasa
Bahasa Inggris_IPA/IPS/Bahasa
Matematika_IPA
Fisika
Kimia
Biologi

Matematika_IPS
Ekonomi
Sosiologi
Geografi

Jenjang SMP
Bahasa Indonesia_SMP
Bahasa Inggris_SMP
Matematika_SMP
IPA

Demikian, semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih

UKG Bagi Guru Ber NUPTK Bulan November 2015

UKG Bagi Guru Ber NUPTK Bulan November 2015

Sekedar share informasi penting dan mendasar terkait dengan uji kompetensi guru tahun 2015 yang dilakukan bulan november mendatang.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbud saat ini tengah melakukan persiapan Uji Kompetensi Guru (UKG) untuk semua guru yang memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Dirjen GTK Sumarna Surapranata mengatakan jumlah guru yang memiliki NUPTK se-Indonesia sebanyak 3.015.315 orang.

"Kita sedang mempersiapkan UKG tahun 2015. Ada sekitar 5.600 TUK, atau Tempat Uji Kompetansi. Sudah disiapkan di seluruh Indonesia. Pendaftaran sedang berjalan. Verifikasi sudah hampir 70 persen," ujar Pranata saat ditemui usai Dialog Pendidikan di Semarang, Jawa Tengah, (12/10/2015).

Dia mengatakan, UKG akan dilaksanakan dengan dua cara, yaitu daring (dalam jaringan) atau online dan luring (luar jaringan) atau offline. Dari 520 kabupaten/kota, hanya 38 kabupaten/kota yang tidak melaksanakan UKG secara daring, melainkan luring. Sedangkan 498 kabupaten/kota sisanya akan menjalankan UKG secara daring.

"Tapi ada daerah yang melaksanakan online juga offline, seperti Jayawijaya. Di Kota Jayapura online, tapi agak pedalaman offline," tutur Pranata.

Dia menambahkan, saat ini Kemendikbud sudah menyiapkan 200 paket soal untuk 200 mata pelajaran program keahlian. Pelaksanaan UKG tahun 2015 akan berlangsung pada 9-27 November. Waktu pelaksanaan tiap guru hanya berlangsung dalam satu hari, tepatnya selama 120 menit, untuk menyelesaikan soal berupa pilihan ganda. Jumlah soal diperkirakan sekitar 60-100 soal.

Pranata mengatakan, ke depannya UKG akan dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai pemetaan kompetensi guru. Tindak lanjut dari UKG adalah pendidikan dan pelatihan untuk guru yang lebih terarah. "Dari situ (UKG) akan dilakukan diklat. Jadi seperti diagnostik. Siapa bisa apa, dan siapa tidak bisa apa," katanya.
Saturday, October 10, 2015
Jadwal dan Contoh Soal UKG 2015

Jadwal dan Contoh Soal UKG 2015


Jadwal pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) November 2015 berdasarkan pada Surat Edaran Dirjen GTK (Guru Dan Tenaga Kependidikan) tertanggal 14 Agustus 2015 ini ditujukan kepada seluruh kepala Dinas Provinsi Kabupaten Kota di tahun 2015 ini.

Kementerian Pendidikan Dan kebudayaan (Kemendikbud) akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) pada tahun anggaran 2015 ini dan ditujukan pada ribuan guru di seluruh Indonesia pada pertengahan November tahun 2015 ini. Jumlah guru yang akan mengikuti UKG di tahun ini adalah sejumlah 3.015.315 guru.

 Jadwal UKG Online dan offline akan terbagi kepada kabupaten kota di seluruh Indonesia. Untuk kabupaten/Kota yang telah siap menyelenggarakan dan melaksanakan secara online begitu juga UKG offline bagi Kabupaten Kota yang belum siap melaksanakan secara online kompetensi guru ini. Jadwal UKG Online adalah pada tanggal 9 - 27 November 2015 dan serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Rincian lengkap jadwal UKG ini ditentukan bersama oleh LPMP dan dinas pendidikan kabupaten/kota. Waktu durasi uji kompetensi guru melalui aplikasi UKG secara online pada masing-masing kabupaten/kota akan berbeda dan juga bergantung pada jumlah Tempat Uji Kompetensi (TUK) dan jumlah peserta pada masing-masing wilayah. Semakin banyak TUK akan semakin cepat pelaksanaan UKG. Dalam satu hari UKG online dilaksanakan menjadi beberapa gelombang.

Dalam rangka memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu yaitu rata-rata kompetensi guru tahun 2019 yang akan datang mencapai angka 8.00 (delapan), maka Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) pada tahun anggaran 2015 adalah merupakan bagian dari isi surat edaran Dirjen GTK Nomor 2825/B/PR/2015 tersebut.

Tujuan manfaat UKG Uji Kompetensi Guru diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Pemetaan penguasaan kompetensi guru ( kompetensi pedagogik serta profesional ) sebagai basic pertimbangan proses program pembinaan serta pengembangan profesi guru dalam bentuk aktivitas pengembangan keprofesian berkepanjangan.
2. Sebagai entry point penilaian kinerja guru serta sebagai alat kontrol proses penilaian kinerja guru.
3. Untuk menunjang pelaksanaan UKG tahun 2015, Dinas pendidikan juga diminta untuk turut serta membantu dalam persiapan pelaksanaannya, yaitu sosialisasi pelaksanaan UKG tahun 2015 kepada guru dan juga untuk menyiapkan Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Persiapan UKG secara Nasional akan dikoordinasikan oleh Direktorat GTK Kemendikbud sekitar bulan September tahun 2015. UKG tahun ini dilaksanakan untuk mengukur kompetensi dasar tentang bidang studi dan pedagogik. UKG diikuti oleh seluruh guru, baik PNS maupun non-PNS, yang sudah bersertifikasi maupun belum sertifikasi.

Kompetensi bidang studi yang akan diujikan adalah tentunya sesuai dengan bidang studi sertifikasi dan sesuai dengan kualifikasi akademik guru bagi guru yang belum sertifikasi. Hasil pengumuman kelulusan UKG 2015 ini nantinya digunakan untuk memetakan kompetensi guru yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pendidikan dan pelatihan yang harus diikuti oleh guru.

Selain itu, UKG juga merupakan bagian dari penilaian kinerja guru dan akan menjadi bahan pertimbangan penyusunan kebijakan dalam memberikan penghargaan dan apresiasi kepada guru.

Untuk kisi, contoh soal dan sebagainya, dapat diunduh pada link berikut :

Kisi Sejarah 
Contoh Soal UKA Kompetensi Kepribadian
Contoh Soal UKA Kompetensi Pedagogik 1
Contoh Soal UKA Kompetensi Pedagogik 2 
Contoh Soal UKA Kompetensi Pedagogik 3
Contoh Soal UKA Pengembangan Kompetensi Guru
Contoh Soal UKA Model Pengembangan Model Pembelajaran 
Contoh Soal UKA tentang Undang Undang

Demikian, semoga bermanfaat bagi anda.
Copyright © 2013 Pena Guru All Right Reserved