Melanjutkan posting tentang kepahlawanan nasional sebelumnya, Bung Tomo merupakan tokoh yang berhasil memunculkan dan menggerakkan semangat perlawanan terhadap kekuatan asing yang ingin berkuasa kembali di Indonesia, dalam hal ini pertempuran Soerabaja 1945 yang terkenal. Tokoh John Lie yang berperan besar dalam memasok kebutuhan perang dan obat-obatan RI dengan menembus blokade kolonial Belanda. Usman dan Harun yang menunjukkan semangat tinggi dalam menjalankan tugas negara pada saat itu.
Semangat dan ketelaudanan tersebut perlu diketahui dan dikenal oleh generasi muda Indonesia. Untuk menghargai dan mengabadikan jasa tokoh-tokoh tersebut, maka TNI - AL dalam tahun 2014 ini memberikan nama untuk armada perang yang terbaru. KRI Bung Tomo 357, KRI Usman - Harun 358 dan KRI John Lie 359.
Showing posts with label usman harun. Show all posts
Showing posts with label usman harun. Show all posts
Thursday, July 24, 2014
Tuesday, July 22, 2014
Usman bin Janatin dan Harun bin Said
Melanjutkan posting sebelumnya tentang serie tokoh sejarah nasional, maka dalam kesempatan ini saya mencoba mengulas figur anak bangsa yang berjasa dalam menjalankan tugas yaitu Usman Janatin dan Harun Said. Kedua tokoh memang banyak dianggap sebagai musuh oleh negara sebelah, tapi bagi Indonesia mereka tetap pahlawan yang gugur menjalankan tugas negara pada saat itu.
Usman Janatin adalah salah satu dari dua anggota KKO (Korps Komando Operasi, kini disebut Marinir) Indonesia yang ditangkap di Singapura pada saat terjadinya Konfrontasi dengan Malaysia.
Sersan Dua KKO Anumerta Usman Janatin bin H. Ali Hasan dihukum gantung bersama dengan Harun Said oleh pemerintah Singapura pada Oktober 1968 dengan tuduhan meletakkan bom di wilayah pusat kota Singapura yang padat pada 10 Maret 1965
Usman Janatin adalah salah satu dari dua anggota KKO (Korps Komando Operasi, kini disebut Marinir) Indonesia yang ditangkap di Singapura pada saat terjadinya Konfrontasi dengan Malaysia.
Sersan Dua KKO Anumerta Usman Janatin bin H. Ali Hasan dihukum gantung bersama dengan Harun Said oleh pemerintah Singapura pada Oktober 1968 dengan tuduhan meletakkan bom di wilayah pusat kota Singapura yang padat pada 10 Maret 1965
Subscribe to:
Posts (Atom)

